
Berangkat dari minimnya akses informasi yang ada, maka Yayasan STIGMA mencoba untuk memberikan kebutuhan atas informasi untuk teman-teman di ‘akar rumput’ sejak tahun 2005. Sebagai jembatan informasi bagi teman-teman pengguna NAPZA dan orang terdampak lainnya, Yayasan STIGMA menerbitkan newsletter LINGUA sebagai wadah penyampaian informasi dengan bahasa yang sederhana bagi teman-teman komunitas pengguna NAPZA dan juga orang terdampak lainnya untuk memenuhi hak mereka atas pemenuhan akses informasi.
Newsletter LINGUA aktif diterbitkan pada tahun 2006 sampai sekarang untuk memenuhi kebutuhan informasi, bahan bacaan dan juga panduan diskusi teman-teman di lapangan.
Sesuai dengan Visi Yayasan STIGMA; yaitu “Pengguna NAPZA dapat mengakses sumberdaya informasi yang cukup di lapangan yang sesuai dengan kebutuhannya”, serta sejalan dengan salah satu misi Yayasan STIGMA yaitu: “Melaksanakan pendidikan informal bagi pecandu untuk membangkitkan kesadaran kritisnya”. Melalui LINGUA informasi-informasi tersebut diharapkan dapat membangkitkan kesadaran teman-teman di akar rumput atas isu NAPZA, HIV, Hukum, HAM, Gender, Hak Warga Negara, dll.
Sesuai dengan perkembangannya, muncul kebutuhan akan informasi yang lebih spesifik mengangkat isu perempuan. Maka pada tahun 2009 Yayasan STIGMA juga menerbitkan newsletter BIDADARI (Berbicara Dari Dalam Diri dan Hati) yang dikhususkan untuk teman-teman perempuan yang terdampak NAPZA. Newsletter BIDADARI diharapkan juga dapat menjadi jembatan kami dalam upaya penyadaran kritis bagi perempuan.
Bagi teman-teman pembaca yang mau memberikan kontribusinya dalam LINGUA dan BIDADARI ataupun mengusulkan tema pada tiap edisinya bisa langsung mengirimkan materi tulisannya ke alamat email : litbang.stigma@yahoo.com / our_stigma@yahoo.com. Teman-teman bisa menyantumkan keterangan "bahan tulisan untuk LINGUA" sebanyak 300 - 450 karakter


Tidak ada komentar:
Poskan Komentar